Studi Institut 2015

Kegiatan Studi Institut telah lama dilaksanakan PERSETIA sekitar sejak tahun 1970. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas para dosen bidang studi teologi dari sekolah-sekolah anggota. Sekaligus dalam kesempatan tersebut disusun silabus dan daftar buku ajar yang dibutuhkan. Untuk itu setiap peserta harus mempersiapkan diri antara lain dengan melaporkan apa yang telah dilakukan dalam mengajar bidang studi masing-masing. Dosen pembimbing didatangkan dari luar negeri dan lamanya studi ini sekitar 10 sampai 14 hari. Sejak tahun 1990-an orientasinya berubah dari satu bidang studi menjadi studi yang komprehensif dengan tema-tema teologis yang kontekstual di Indonesia. Waktunya juga lebih dipersingkat antara 4 sampai 7 hari. Walau demikian, hubungannya dengan kurikulum dan metode berteologi tetap menjadi acuan untuk hasil akhir setiap studi.
Tahun ini Studi Institut dilaksanakan di STT Jakarta pada tanggal 24-26 Juni 2015. Studi ini membahas pokok EKLESIOLOGI dengan tema: “Menggereja secara baru di Indonesia” dan akan dibimbing oleh Pembimbing Akademik Pdt. Yusak Soleiman, Ph.D. (Ketua Pengurus dan dosen STT Jakarta) dan Pdt. Yetty Leyloh, M.Hum (Wakil Bendahara dan dosen di FT UKAW-Kupang). Para Narasumber yang akan menyoroti pokok ini terdiri dari dosen-dosen/pimpinan sekolah tinggi teologi. Selain itu telah diundang para pimpinan gereja dan pendeta jemaat dari GKI, GKJ, GIA GKSBS dan GBKP untuk berpartisipasi dalam studi ini. Seperti kita ketahui bersama bahwa selama lebih dari 25 tahun ini, gereja-gereja kita di Indonesia sedang berusaha merumuskan tata-gerejanya sebagai upaya meneruskan tradisi eklesiologi reformasi. Dalam Studi Institut ini juga diarahkan untuk merumuskan eklesiologi yang kontekstual sesuai keberadaan dan panggilan gereja untuk melayani masyarakat dan bangsa Indonesia.
Acara SI resmi dibuka oleh Ketua STT Jakarta Pdt. Joas Adiprasetya, Th.D dan ketua Persetia Pdt Yusak Soleiman, Ph.D. Peserta dari Sekolah-sekolah anggota dan calon anggota diharapkan adalah dosen pengampu bidang studi Eklesologi dan juga diundang utusan-utusan dari gereja-gereja yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
Narasumber yang memberikan pandangannya adalah:
• Pdt. Joas Adiprasetya, Th.D.; Tinjauan Teologis: Arah baru Eklesiologi masa kini
• Pdr. Dr. Julianus Mojau: Tinjauan Teologis: Konteks Menggereja di Indonesia
• Pdt. Yusak Setiawan, MATS, Ph.D.: Tinjauan Teologis: Menuju Eko-Eklesiologi-Gereja dalam Konteks Persoalan Ekologis di Indonesia
• Dr. Mery Kolimon : Mengupayakan Eklesiologi Kontekstual.
Presentasi Sekolah Anggota :
• Vic. Suryaningsi Mila dari STT GKS Lewa
• Pdt. Dr. Keloso S. Ugak dari STT GKE Banjarmasin
• Dr. Jan Yahaman Damanik dari STT ABDI SABDA MEDAN
• Pdt. IYM Wuri, M.Th. dari STT GKST TENTENA
• S. Botara dari FT UNIERA Halmahera
Presentasi dari Gereja-gereja:
• Pdt. Samuel B. Prasetya dari Gereja Isa Almasih
• Pdt. Arliyanus Larosa dari Gereja Kristen Indonesia
• Pdt. Aris Widarmanto Gereja Kristen Jawa
• Pdt. Dr. Bambang Nugroho Hadi, M.Th. dari GKSBS
• Pdt. Ephenetus Tarigan dari GBKP
Studi Institut ini telah diikuti oleh 82 orang peserta dan dipesiapkan oleh 16 orang panitia dari STT Jakrta dan Kantor Persetia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*