“Pemberdayaan Pustakawan dalam Memajukan Pendidikan Teologi di Indonesia”

Semiloka Pustakawan Teologi Wilayah Sumatera Tahun 2017 dengan tema: “Pemberdayaan Pustakawan dalam Memajukan Pendidikan Teologi di Indonesia” telah terlaksana dengan baik pada  tanggal 24-28 April 2017 di Kampus STAKPN Tarutung, Sumatera Utara. Semiloka ini diikuti oleh 32 orang  peserta dari Sekolah Anggota, Calon dan Bakal Calon Anggota PERSETIA di Wilayah Sumatera. Peran perpustakaan dan pustakawan dalam lembaga pendidikan teologi di Indonesia semakin penting dari waktu ke waktu. Secara khusus sejak terbitnya Undang-undang No. 43 tahun 2007 dan Standar Nasional Pengelolaan Perpustakaan di Indonesia serta Aturan Akreditasi bagi Perguruan Tinggi di Indonesia.

Dengan demikian peran pustakawan dan perpustakaan semakin diperhitungkan di Indonesia. Hal ini direspons oleh PERSETIA sebagai sebuah peluang dalam meningkatkan mutu perpustakaan dan pustakawan pendidikan teologi di Indonesia. Dalam  upaya memajukan sekolah-sekolah anggota, maka mengembangakan unit perpustakaan menjadi agenda penting. Kesungguhan PERSETIA terlihat dari Program Semiloka Pustakawan Teologi yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2014 dan dalam tiga tahun terakhir ini, PERSETIA telah melaksanakan Semiloka Pustakawan Teologi tersebut di 3  (tiga) regional yaitu tahun 2015 untuk regional Indonesia Barat di Sumatera Utara;  tahun 2016 regional Indonesia Timur dan  tahun 2017 ini kembali dilaksanakan di Sumatera sebagai tindak lanjut dari kegiatan yang dilaksanakan di tahun 2015 lalu. Topik-topik yang dibahas dalam setiap semiloka ditetapkan berdasarkan kebutuhan pustakawan dan perpustakaan sekolah Anggota pada wilayah/regional tersebut.

Semiloka pada tahun 2017 ini dilaksanakan kembali berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi kegiatan sebelumnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada umumnya peserta kurang mendapatkan pelatihan-pelatihan dan kurangnya pelatihan perpustakaan di wilayah mereka. Adapun Tujuan dari Semiloka ini adalah: Meningkatkan pengetahuan, wawasan dan skill pustakawan/staf perpustakaan agar mampu mengelola perpustakaan sesuai dengan fungsinya dan standar nasional; Pustakawan/Staf Perpustakaan dapat memberikan layanan prima bagi civitas akademika; Pustakawan dapat terampil dalam literasi informasi dan literasi media; Dapat membangun kerjasama antar Perpustakaan.

Pemateri dalam Semilkoa ini adalah Drs. Jonner Hasugian, M.Si., Kepala Perpustakaan Universitas Sumatera Utara, Hilda V. Putong, S.Sos., M.P., Kepala Perpustakaan STT Jakarta dan Toni  Afandi,  MCS,  M.P., Kepala  Perpustakaan  STT SAAT Malang. Peserta yang berjumlah 32 orang tersebut berasal dari STT Sumatera Utara, IPTh Balewiyata, STT GMI Bandar Baru, ST Bibelvrow HKBP Lagu Boti, STT HKBP Pematang Siantar, STT SAPPI Cianjur, STT Abdi Sabda Medan, STT BNKP Sundermann Nias, STAKPN Tarutung, STT Trinity Parapat, ST Diakones HKBP Balige, STT Ebenhaezer Tanjung Enim, STT Paulus Medan, STT Sriwijaya Palembang, STT Arastamar Bengkulu, STT Syalom Lampung, STT SETIA Nias Selatan, ST Guru Huria HKBP Sipoholon dan STT Oikumene Sidikalang.

Dalam Semiloka ini hadir pula perwakilan dari Perpustakaan Daerah Kabupaten yang turut mengikuti acara pembukaan

sekaligus penandatanganan MoU antara PERPUSDA  Kabupaten Tapanulis Utara dan STAKPN Tarutung tentang kerjasama pengembangan perpustakaan. Tentu hal semacam ini sangat bermanfaat dalam memajukan perpustakaan di lembaga pendidikan teologi dan sejalan pula dengan visi PERSETIA. Hasil evaluasi peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menolong para pustakawan dalam mengembangkan diri dan mengembangkan perpustakaan masing-masing serta membuka jejaring yang luas bagi para pustakawan yang tergabung dalam lingkup PERSETIA untuk dapat saling share ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan kualitas pustakawan juga pelayanan di perpustakaan masing – masing sekolah. Seluruh rangkaian Semiloka diakhiri dengan wisata ke Danau Toba dan Pulau Samosir.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*