ETIKA POLITIK

Studi Institut (SI) PERSETIA 2017  telah dilaksanakan di Kupang, Fakultas Teologi UKAW sebagai  host. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10–14 Juli 2017 dengan tema “ETIKA POLITIK”. kegiatan Studi Institut merupakan program yang dilaksanakan PERSETIA secara berkala setiap tahun sejak tahun 1973. Program ini merupakan program tahunan yang masih terus dipertahankan karena SI menjadi sarana belajar dosen lewat topik yanng dibahas; sarana sharing dan berjejaring bagi dosen-dosen sekolah anggota, calon anggota dan pemimpin gereja. Serta sarana membaharui kurikulum lewat substansi pembahasan topik SI yang akan mempengaruhi mata kuliah yang berkaitan dengan tema SI.  Adapun Project Officer (Pembimbing Ademik) kegiatan ini adalah Pdt.Yusak Soleiman, Ph.D (Ketua PERSETIA) dan Pdt. Yetty Leyloh, M.Hum (Bendahara PERSETIA).

Dalam acara pembukaan hadir Rektor UKAW Kupang, yang memberikan sambutan, Dekan F.Th UKAW dan Ketua PERSETIA. Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang terdiri dari para dosen sekolah anggota dan calon anggota PERSETIA serta pemimpin-pemimpin gereja.  Setelah Pengantar Umum Studi Institut yang disampaikan oleh Pembimbing Akademik, Pdt. Yusak Soleiman, Ph.D acara dilanjutkan dengan materi „Gonjang-ganjing Dunia Politik Indonesia” oleh Sri Budi Eko Wardani dari Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia.

Pemateri berikutnya adalah Pdt. Dr. Andreas. A. Yewangoe dengan topik „Tinjauan Sosio-Budaya dan Teologis: Peran Politik Orang Kristen, Catatan Pengamatan, Pengalaman dan Refleksi” yang dilanjutkan dengan sesi dari Pdt. Dr. Richard Daulay dengan topik „Tinjauan Teologis: Kekristenan dan Politik”. Dalam SI kali ini juga disajikan hasil penelitian “Studi Lapangan Pilkada serentak 2017” yang dipresentasikan oleh dua orang dosen yaitu Pdt. Dr. Steve Gaspersz dan Pdt. Elia Tambunan. Ada juga sajian materi yang menarik tentang „Pancasila, Demokrasi Modern dan Gerakan Primordialisme abad  XXI di Indonesia” oleh Romo Antonius Benny Susetyo. Tidak ketinggalan empat (4) sekolah anggota PERSETIA menyajikan presentasi tentang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kurikulum Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Pdt. Dr. Peniel Maiaweng (STT Jaffray Makassar), Pdt. Dr. Anton Rumbewas (STT GKI I.S. Kijne Papua), Pdt. Kaleb Manurung, M.Th (STT Abdi Sabda Medan) dan Pdt. Dr. Sonny H. Hetharia (F.Th UKIM Ambon). Selain presentasi dari 4 sekolah anggota PERSETIA, studi ini perlu mendengar presentasi dari sinode gereja yang ada di Indonesia, maka PERSETIA sudah mengundang empat (4) sinode gereja untuk menyampaikan pandangan mereka tentang etika dalam topik „Gereja Menghadapi Korupsi: Uang dan Kekuasaan. Adapun utusan sinode yang hadir adalah Pdt. Agustinus Purba Ketua Moderamen Gereja Kristen Batak Karo Protestan (GBKP), Pdt. Dr. Mery Kolimon Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Lasarus U. L. Pinyawali, M.Si dari Gereja Kristen Sumba (GKS) dan Pdt. Heru Purwanta Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Jawa tengah Utara (GKJTU). Di hari kedua dan ketiga peserta masuk dalam diskusi kelompok untuk semakin mengendapkan apa yang sudah didapatkan dari setiap pemateri dan menemukan pembaharuan apa yang bisa disumbangkan dalam kurikulum sekolah masing-masing. Dalam pelaksanaan SI kali ini, PERSETIA memberikan apresiasi kepada jemaat-jemaat GMIT yang ada di kota Kupang yang turut berkontribusi mendukung acara ini melalui makanan yang dikirimkan ke Fakultas Teologi UKAW. Terimakasih kepada panitia yang sangat ramah dan hangat dalam melayani semua peserta. Pada akhir rangkaian SI, panitia membawa peserta menikmati kota Kupang. Semoga SI tahun depan yang akan berlangsung di F.Th UKIM Ambon juga berjalan dengan baik.

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*