Seri 1

Dari Ketua PERSETIA: Pdt. Yusak Soleiman Ph.D

SERI 1

SERI PENDIDIKAN TINGGI TEOLOGI DI INDONESIA: TENTANG UNSUR-UNSUR PEMBEDA ANTARA  RUMPUN ILMU AGAMA  DENGAN  ILMU TEOLOGI DAN ILMU PENDIDIKAN TEOLOGI SEBAGAI BAGIAN DARI  RUMPUN ILMU HUMANIORA

Dari seluruh proses yang berlangsung dalam KONAS PTT PERSETIA 2015, kami menemukan ada kesenjangan komunikasi dan informasi yang luar biasa antar sekolah, antar lembaga negara, antar praktik sekolah-sekolah dengan peraturan/perundangan yang berlaku; sehingga tidak terlalu heran ada begitu banyak *ketidakjelasan*.

Untuk mengurangi *ketidakjelasan* tersebut, PERSETIA akan terus mendorong berbagai pihak untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan pemerataan informasi.

Postingan ini adalah satu naskah atau satu peraturan yang berlaku untuk dapat menjadi perhatian kita bersama.

Naskah ini disusun oleh kelompok kerja yang didorong pembentukannya oleh PGI dan KWI (sejak 2012) untuk menanggapi beberapa pasal dalam UU RI no. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Mengenai pasal-pasal terkaitnya akan kami postingkan pembahasannya pada minggu-minggu mendatang.

Kami sengaja memulainya dengan dokumen yang kami kirimkan kepada Menteri Pendidikan dan Dirjen DIKTI pada tahun 2013 yang lalu. Dokumen ini menjelaskan secara tajam pembedaan di antara rumpun ilmu.

Sengaja kami tidak menggunakan *bahasa teologi* yang eksklusif (yang hanya dipahami para teolog dan sebagian warga gereja terdidik), dan memilih bahasa yang lebih umum agar pembaca umum dan terutama pengambil-kebijakan negara dapat memahaminya.

Silahkan untuk membaca atau mengunduhnya (download).

POSTING_001-SERI_PENDIDIKAN_TINGGI_TEOLO-Lamp-Ser-1

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*